Adapun tujuan dari meteri yang saya berikan yakni
untuk membuka pemikiran khlayak tentang bagaimana perpektivitas dari manajemen
pendidikan itu sendiri, agar bisa megetahui secara langsung apa itu manjemen
pendidikan
Sekilas gambaran singkat tentang manjemen pendidikan
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Manajemen
pendidikan adalah keseluruhan (proses) yang membuat sumber-sumber personil dan
materiil sesuai yang tersedia dan efektif bagi tercapainya tujuan-tujuan
bersama. Ia mengerjakan fungsi-fungsinya dengan jalan mempengaruhi perbuatan
orang-orang. Proses ini meliputi perencanaan, organisasi, koordinasi,
pengawasan, penyelenggaraan dan pelayanan dari segala sessuatu mengenai urusan
sekolah yang langsung berhubungan dengan pendidikan seklah seperti kurikulum,
guru, murid, metode-metode, alat-alat pelajaran, dan bimbingan. Juga soal-soal
tentang tanah dan bangunan sekolah, perlengkapan, pembekalan, dan pembiayaan
yang diperlukan penyelenggaraan pendidikan termasuk didalamnya.
B.
Rumusan
Masalah
Berdasarkan
latar belakang diatas, maka yang menjadi rumusan masalahnya adalah bagaimana
perspektivitas manajemen pendidikan.
C.
Tujuan
Penulisan
Adapun tujuan
penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui perspektivitas manajemen
pendidikan
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Latar Belakang Manajemen Pendidikan
Manajemen pendidikan dimasukan sebagai bidang studi itu
dimulai di Amerika Serikat pada awal abad kedua puluh. Di Inggris sendiri baru
datang hingga akhir tahun 1960-an. Seperti namanya, manajemen pendidikan
beroperasi di organisasi atau lembaga yang mengurusi pendidikan. Karena lingkup pendidikan itu luas, manajemen pendidikan
bermacam-macam definisi bergantung dengan lingkup yang digunakan. Namun secara
umum bisa didefinisakan sebagai usaha kompleks yang
mengelola berbagai sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan yang
diharapkan.
Pada dasarnya suatu organisasi sosial pasti ada hubungan antar
manusia yang memainkan peran utama. Karenanya harus ada
kebebasan dan fleksibilitas yang memadai disatu sisi serta diperlukan disiplin
dan kesopanan di sisi lain lembaga pendidikan.Artinya manajemen pendidikan menerapkan tindakan praktis untuk
memastikan sistem bekerja dan mencapai tujuan dari sebuah institusi pendidikan.
B.
Pengertian Manajemen Pendidikan
Manajemen pendidikan adalah suatu
proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian
usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di
tetapkan sebelumnya. Definisi manajemen pendidikan yang lainnya yaitu merupakan
suatu bentuk kerjasama antar pihak-pihak pendidikan demi pencapai target
pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.Yang menjadi tujuan umum dalam
manajemen pendidikan adalah melaksanakan pembentukan kepribadian pelajar yang
berdasarkan dengan tujuan dari pendidikan nasional dan tingkat perkembangan
maupun perbaikan untuk usia pendidikan.
Berikut
ini adalah definisi pengertian manajemen pendidikan menurut ahlinya berdasarkan
hasil risetnya.
1)
Mulyasa
(2002:19)
Pengertian manajemen
pendidikan menurut Mulyasa adalah segala sesuatu yang berkenaan dengan
pengollan proses pendidikan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, baik
tujuan jangka pendek, menengah, maupun tujuan jangka panjang.
2) H. A. R Tilaar (2001:4)
Pengertian
manajemen pendidikan menurut H.A.R Tilaar adalah suatu kegiatan yang
mengimplementasikan perencanaan atau rencana pendidikan.
3) Purwanto Dan Djojopranoto
(1981:14)
Pengertian manajemen
pendidikan menurut Purwanto dan Djojopranoto adalah suatu usaha bersama yang
dilakukan untuk mendayagunakan semua sumber daya baik manusia, uang, bahan dan
peralatan serta metode untuk mencapai tujuan pendidikan serca efektif dan
efisien.
C.
Prinsip-prinsip Manajemen Pendidikan
Dalam
manajemen terdapat prinsip-prinsip yang merupakan pedoman umum atau pegangan
utama pelaksanaan aktivitas managerial, yang menentukan kesuksesan pengelolaan
organisasi.Prinsip Manajemen Pendidikan adalah asas kebenaran yang menjadi
pokok dasar dalam berfikir untuk sebuah proses perencanaan, peng-organisasian,
memimpin, mengendalikan tenaga pendidikan, sumber daya pendidikan guna mencapai
tujuan pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan.
Douglas (1963:13-17) merumuskan prinsip-prinsip manajemen
pendidikan sebagai berikut :
1.
Memprioritaskan tujuan diatas kepentingan pribadi dan
kepentingan mekanisme kerja.
2.
Mengkoordinasikan wewenang dan tanggung jawab
3.
Memberikan tanggung jawab pada personil sekolah hendaknya
sesuai dengan sifat-sifat dan kemampuannya
4.
Mengenal secara baik faktor-faktor psikologis manusia
5.
Relativitas nilai-nilai
Prinsip-prinsip diatas memiliki
esensi bahwa manajemen dalam ilmu dan praktiknya harus memperhatikan tujuan,
orang-orang, tugas-tugas, dan nilai-nilai. Tujuan dirumuskan dengan tepat
sesuai dengan arah organisasi, tuntutan zaman, dan nilai-nilai yang berlaku.
Tujuan suatu organisasi dapat dijabarkan dalam bentuk visi, misi dan
sasaran-sasaran. Ketiga bentuk tujuan itu harus dirumuskan dalam satu kekuatan
tim yang memiliki komitmen terhadap kemajuan dan masa depan organisasi.
Drucker (1954) melalui MBO (management
by objective) memberikan gagasan prinsip manajemen berdasarkan sasaran
sebagai suatu pendekatan dalam perencanaan. Penerapan pada manajemen pendidikan
adalah bahwa kepala dinas memimpin tim yang beranggotakan unsur pejabat dan
fungsional dinas, dan lebih baik terapat stakeholders untuk
merumuskan visi, misi dan objektif dinas pendidikan.
D.
Unsur-unsur Manajemen Pendidikan
1. Human (manusia, orang-orang, tenaga
kerja)
Tenaga kerja ini meliputi baik tenaga kerja eksekutif maupun operatif.
Dalam kegiatan manajemen faktor manusia adalah yang paling menentukan. Titik
pusat dari manajemen adalah manusia, sebab manusia membuat tujuan dan dia
pulalah yang melakukan proses kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkannya itu. Tanpa tenaga kerja tidak akan ada proses kerja. Hanya saja
manajemen itu sendiri tidak akan timbul apabila setiap orang bekerja untuk
dirinya sendiri saja tanpa mengadakan kerjasama dengan yang lain. Manajemen
timbul karena adanya orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
2. Money (uang yang dibutuhkan
untuk mencapai tujuan yang diinginkan)
Uang
merupakan unsur yang penting untuk mencapai tujuan disamping faktor manusia
yang menjadi unsur paling penting (the most important tool) dan
faktor-faktor lainnya. Dalam dunia modern yang merupakan faktor yang penting
sebagai alat tukar dan alat pengukur nilai suatu usaha. Suatu perusahaan yang
besar diukur pula dari jumlah uang berputar pada perusahaan itu. Tetapi yang
menggunakan uang tidak hanya perusahaan saja, instansi pemerintah dan yayasan-yayasan
juga menggunakannya. Jadi uang diperlukan pada setiap kegiatan manusia untuk
mencapai tujuannya. Terlebih dalam pelaksanaan manajemen ilmiah, harus ada
perhatian yang sungguh-sungguh terhadap faktor uang karena segala sesuatu
diperhitungkan secara rasional yaitu memperhitungkan berapa jumlah tenaga yang
harus dibayar, berapa alar-alat yang dibutuhkan yang harus dibeli dan berapa
pula hasil yang dapat dicapai dari suatu investasi.
3. Machines (mesin
atau alat-alat yang diperlukan untuk mencapai tujuan)
Dalam setiap
organisasi, peranan mesin-mesin sebagai alat pembantu kerja sangat diperlukan.
Mesin dapat meringankan dan memudahkan dalam melaksanakan pekerjaan. Hanya yang
perlu diingat bahwa penggunaan mesin sangat tergantung pada manusia, bukan
manusia yang tergantung atau bahkan diperbudak oleh mesin. Mesin itu sendiri
tidak akan ada kalau tidak ada yang menemukannya, sedangkan yang menemukan
adalah manusia. Mesin dibuat adalah untuk mempermudah atau membantu tercapainya
tujuan hidup manusia.
4. Methods ( metoda atau cara yang
digunakan dalam usaha mencapai tujuan).
Cara , penggerakan, dan pengawasan. Dengan cara kerja yang baik akan
memperlancar dan memudahkan pelaksanaan pekerjaan. Tetapi walaupun metode kerja
yang telah dirumuskan atau ditetapkan itu baik, kalau orang yang diserahi tugas
pelaksanaannya kurang mengerti atau tidak berpengalaman maka hasilnya juga akan
tetap kurang baik. Oleh karena itu hasil penggunaan/penerapan suatu metode akan
tergantung pula pada orangnya.
5. Materials (bahan
atau perlengkapan yang diperlukan untuk mencapai tujuan)
Manusia
tanpa material atau bahan-bahan tidak akan dapat mencapai tujuan yang
dikehendakinya, sehingga unsur material dalam manajemen tidak dapat diabaikan.
6. Market (pasar
untuk menjual output/barang yang dihasilkan).
Bagi suatu
perusahaan, pemasaran produk yang dihasilkan sudah barang tentu sangat penting
bagi kelangsungan proses produksi dari perusahaan itu sendiri. Proses produksi
suatu barang akan berhenti apabila barang-barang yang diproduksi itu tidak laku
atau tidak diserap oleh konsumen. Dengan perkataan lain pasar sangat penting
untuk dikuasai demi kelangsungan proses kegiatan perusahaan atau industri. Oleh
karena itu penguasaan pasar untuk mendistribusikan hasil-hasil produksi agar
sampai kepada konsumen merupakan hal yang menentukan dalam aktivitas manajemen.
Agar pasaran dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan
selera dan daya beli konsumen. Barang yang berkualitas rendah dengan harga yang
relatif mahal tidak akan laku dijual. Hal diatas adalah penggunaan pasar dalam dunia perniagaan. Adapun dalam
administrasi Negara, yang menjadi pasar adalah masyarakat (publik) secara
keseluruhan, sedangkan yang menjadi produknya adalah berupa pelayanan dan jasa
(service). Apabila rakyat atau masyarakat telah merasakan pelayanan yang
sebaik-baiknya dari pemerintahnya maka rakyat akan pula memberikan kerjasama
dengan sebaik-baiknya atau dengan perkataan lain mendukungnya sehingga
pemerintahan dapat berjalan dengan stabil.
7. Information (Informasi)
Tentu saja
informasi sangat yang sedang disukai, apa yang sedang terjadi di
masyarakat, dsb. Manajemen informasi sangat penting juga dalam menganalis
produk yang telah dan akan dipasarkan.
Ketujuh
unsur manajemen tersebut lebih dikenal dengan sebutan 6 M + I , yaitu man, money, material, machine, method,
market dan information. Setiap unsur tersebut memiliki
karakteristik yang berbeda. Manajemen tidak dapat berjalan dengan baik tanpa
adanya ketujuh unsur tersebut.
Sementara ituunsur-unsur
pendidikan sendiri,prosesnya melibatkan banyak hal yaitu:
a. Subjek yang
dibimbing (peserta didik).
b. Orang yang
membimbing (pendidik)
c. Interaksi
antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif)
d. Ke arah mana
bimbingan ditujukan (tujuan pendidikan)
e. Pengaruh
yang diberikan dalam bimbingan (materi pendidikan)
f. Cara yang
digunakan dalam bimbingan (alat dan metode)
g. Tempat
dimana peristiwa bimbingan berlangsung (lingkungan pendidikan)
E.
Fungsi Manajemen Pendidikan
Fungsi
manajemen pendidikan adalah elemen-elemen
dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan
dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan pendidikan untuk
mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Dalam Manajemen terdapat
fungsi-fungsi manajemen yang terkait erat di dalamnya.
Manajemen
pendidikan memiliki fungsi yang sama dengan fungsi manajemen secara umum yaitu
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan. Namun dalam
manajemen pendidikan fungsi manajemen tersebut lebih spesifik menangani bidang
pendidikan. Berikut penjelasan mengenai fungsi-fungsi manajemen pendidikan :
1. Perencanaan
Pelaksanaan perencanaan diatur
dan disesuaikan dengan sumber daya yang dimiliki. Pada dunia pendidikan
perencanaan disusun untuk mengarahkan pada tujuan pendidikan secara menyeluruh
dan menggunakan metode terbaik untuk meraihnya. Hasil dari perencanaan
dapat berupa peta kerja dalam pencapaian tujuan seperti rencana strategis
lembaga pendidikan dalam pencapaian visi dan misi, rencana pembelajaran semester
(RPS), kurikulum dan silabi mata pelajaran/kuliah, dan lainya.
2. Pengorganisasian
Fungsi pengorganisasian dalam
manajemen pendidikan memiliki tujuan untuk membagi tugas besar menjadi
aktivitas yang lebih sederhana. Fungsi ini memudahkan dalam pelaksanaan pengawasan
dan dalam penentuan jumlah dan kualifikasi sumber daya yang diperlukan.
Pengorganisasian dalam manajemen pendidikan contohnya adalah menyusun apa saja
yang dibutuhkan lembaga pendidikan, berapa tenaga pengajar dan karyawan yang
dibutuhkan, tenaga pengajar di bidang apa saja yang diperlukan, dan lain-lain.
3. Pengarahan
Setelah pengorganisasian
kemudian dilakukan pengarahan terhadap berbagai sumberdaya khususnya sumber
daya manusia untuk melakukan tanggung jawab yang sesuai dengan tujuan. Pada intinnya
pengarahan merupakan proses menggerakkan orang untuk menjalankan aktivitas
dalam rangka meraih tujuan sehingga tercipta efisiensi dan efektifitas.
4. Pengawasan
Kegiatan penilaian kinerja
yang mengacu pada perencanaan yang telah disusun bersama sebelumnya. Tujuan
dari pengawasan adalah untuk menjamin kegiatan yang sedang dilaksanakan agar
sesuai dengan tujuan. Selain itu memberikan penilaian terhadap kegiatan yang
telah dilaksanakan supaya menjadi masukan perbaikan di masa mendatang. Contoh
evaluasi dalam manajemen pendidikan adalah melakukan evaluasi pembelajarn
terhadap siswa, mengadakan jejak pendapat tentang sistem pendidikan yang ada si
suatu lembaga pendidikan.
F.
Tujuan Belajar Manajemen Pendidikan
Tujuan
belajar dalam kajian manajemen pendidikan antara lain:
1) Efisien
dalam menggunakan sumber daya.
Dengan
mempelajari manajemen pendidikan dengan baik, diharapkan seseorang dapat
mengelola sumber daya secara efisien, misalnya sumber daya yang berupa
pembiayaan, waktu dan lain sebagainya.
2) Efektif
dalam pencapaian tujuan.
Dengan
mempelajari manajemen pendidikan secara berkesinambungan dan secara
sungguh-sungguh, diharapkan seseorang dapat mengefektifkanproses dan sumber
daya yang dikelola untuk mencapai tujuan dengan optimal.
3) Bermuara
pada tujuan pendidikan.
Tujuan
manajemen pendidikan tidak akan lepas dari tujuan pendidikan nasional,
yaitu bertujuan untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta
peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,
bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang
beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis
serta bertanggung jawab.
4) Mendukung
kegiatan pendidikan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan.
Manajemen
pendidikan juga mendukung dan memfasilitasi kegiatan pendidikan baik secara
langsung maupun tidak langsung. Kegiatan pendidikan yang didukung dengan
manajemen pendidikan yang baik, akan mendapatkan hasil yang baik sehingga
tujuan pendidikan yang ditargetkan dapat tercapai
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Dari berbagai penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan
bahwamanajemen pendidikan dapat
disimpulkan sebagai tahap yang paling penting sebagai merancang program, dan
berbagai keputusan lain dalam sebuah organisasi pendidikan.Dengan adanya
manajemen tersebut, kegiatan di ranah pendidikan dapat berjalan lebih
terstruktur dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Prinsip Manajemen Pendidikan adalah asas kebenaran yang
menjadi pokok dasar dalam berfikir untuk sebuah proses perencanaan,
peng-organisasian, memimpin, mengendalikan tenaga pendidikan, sumber daya
pendidikan guna mencapai tujuan pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan.
B.
Saran
Dengan
selesainya makalah ini, disarankan kepada pembaca agar dapat menggunakan
makalah ini dengan sebaik-baiknya, untuk menambah pengetahuan bagi para
pembaca, khsusnya untuk mata kuliah ekonomi pendidikan dan juga dapat
diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari
DAFTAR PUSTAKA
Siswanto, Pengantar Pendidikan. Jakarta: Bumi
Aksara. 2011.
Suharsimi Arikunto dan
Lia Yuliana, Manajemen Pendidikan Edisi kesatu. (Yogyakarta:
Aditya Media, 2008). Hal. 215-216
Terima kasih,konten in sangt membantu.
BalasHapusBagus, tingkatkan lagi😊🖒
BalasHapussangat membantu
BalasHapusSangat Bagus sehingga Menarik untuk di baca
BalasHapusSangat membantu😇
BalasHapusTerima Kasih.. Sangat membantu🖒
BalasHapusSemoga bisa memberikan manfaat bagi semua org..lebih tingkatkan lagi
BalasHapussangat membantu😇
BalasHapusSangat berfaedah🙏
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusMaterinya sangat bagus
BalasHapusMantap,, trima kasih materinya bang
BalasHapusKeren bos
BalasHapusTrim's. Sangat bermanfaat
BalasHapusMantap👍 materinya sangat bagus dan bermanfaat. Tingkatkan lagi dan terus berjuang untuk masa depan
BalasHapusMaterinya bgus ka
BalasHapusSukses selalu ka afrianto luawo
Makasih bro semoga sukses jg
HapusMantap. Tingkatkan
BalasHapusAlhamdulillah. Materinya bagus
BalasHapusBermanfaat..👍
BalasHapusSangat bermanfaat untuk banyak orang terlebih lagi orang yang memilih jurusan manajemen pendidikan
BalasHapusMaterinya sangat bermanfaat bagi pembaca terutama mahasiswa MP
BalasHapusIt's good
BalasHapussangat membantu��
BalasHapusNice ��
BalasHapusBagus..sangat membantu
BalasHapusBagus. Sangat bermanfaat
BalasHapusMemuaskan👍👍
BalasHapussangat membantu
BalasHapusMeteri yang d sajikan sngat baik bagi para pembaca yg ingin mncari pngthuan tntang mnjm pendidikan
BalasHapusVery good
BalasHapusPembahasannya sangat menarik dan bermanfaat bagi pembaca
BalasHapussangat bagus
BalasHapussangat bagus
BalasHapusBgus, sngat mmbantu
BalasHapusTerima Kasih.. sangat membantu🖒
BalasHapusAlhamdulliah Materi in sangat membantu☺
BalasHapusGood Job 👍
BalasHapusGood. Terus ditingkatkan yoo 😊😊
BalasHapusWaw keren
BalasHapusAlhamdulillah materi manajemen pendidikan ini sangat bagus dan bisa membantu, terkhususnya untuk yg jurusan manajemen �� sukses ��
BalasHapusBagus bro
BalasHapusMantap👍 Ilmunya sangat bermanfaat😊
BalasHapusGood. Smga bisa bermanfaat untuk kita semua ilmunya
BalasHapusBagus, ditingkatkan terus agar bisa bermanfaat buat orang banyak.
BalasHapusNice. Semoga bermanfaat bagi pembaca
BalasHapussangat bagus
BalasHapusSangat baguss
BalasHapusBagus��
BalasHapusGood job kak👍
BalasHapusmaterinya sdah baik, smoga bisa bermanfaat
BalasHapusSangat bagus, dan Alhamdulillah mendapat ilmu yang baru. Terima Kasih
BalasHapusmaterinya sangat membantu
BalasHapusSangat bagus
BalasHapussngat baik untuk para pembaca yang ingin tahu tentang manjemen pendidikan
BalasHapusgood joob
BalasHapusnice materinta bagus ka
BalasHapusmasya Allah. materi sangat bermanfaat bagi saya.
BalasHapusterima kasih
nice
BalasHapussangat membantu jadi bahan bacaan skaligus referensi.. terimakasih 🙂
BalasHapusSemoga Allah menambah Ilmu dan wawasan kita dan membukakan pintu2 ilmu lainnya.. Aamin
Salam
Very good✨
BalasHapusKonten ini sangat menarik dan sangat membantu...
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusBagus dan bermanfaat
BalasHapusBermanfaat
BalasHapus